Untuk mendengarkan streaming radio Gitabali.com,


Itunes Winamp Real Player VLC
Dengan streaming stereo, Khusus bagi yang menggunakan Windows Media Player, silahkan install plugin tambahan: AAC+ plugin

Tradisi Makotekan di Desa Munggu
Berawal ketika asyik dengan aktivitas blogwalking, aku tertarik dengan salah satu artikel yang berisikan tradisi makotekan yang ada di Desa Munggu, Mengwi, Badung, Bali. Setelah bertanya-tanya lewat mbah google, ternyata tradisi ini diadakan bertepatan dengan hari raya Kuningan yang dilangsungkan mulai lewat waktu tengah hari sampai sore hari. Pas hari raya Kuningan tanggal 24 Oktober 2009 lalu, jam setengah empat sore, aku langsung meluncur dari Sanur menuju ke Desa Munggu.
Perjalanan ke sana sungguh menyenangkan, selain jalannya sepi (karena warga pendatang kebanyakan lagi pulkam), di sisi kanan kiri jalan dihiasi ribuan penjor dengan hiasan istimewa, lain dari penjor kebanyakan. Terutama di sepanjang jalan mulai dari Desa Kerobokan, Canggu, hingga ke Munggu. Selain itu sering sekali aku jumpai anak-anak yang sedang ngelawang menarikan tarian barong bangkung. Sesekali aku berhenti atau memperlambat laju motorku untuk menyaksikan tradisi ngelawang ini (maklum, di Sanur jarang ada). Sesampainya di perempatan lampu merah Pantai Seseh, aku terus belok kanan, dan di sana sudah tampak warga yang berkerumun di pinggir jalan yang hendak menyaksikan tradisi mekotekan ini, dan aku lantas turut serta berbaur di dalamnya. Tampaknya tradisi ini belum banyak diketahui oleh masyarakat Bali, karena sepertinya penontonnya hanya dari warga setempat dan dari desa tetangga. Mungkin aku adalah turis yang datang paling jauh… wakakakakak.
Setelah menunggu sekitar setengah jam akhirnya acara dimulai. Konon tradisi makotek ini dilakukan untuk menghidarkan desa dari wabah penyakit (grubug). Tampak iring-iringan warga pria remaja dan setengah baya membawa tongkat sejenis kayu pulet sepanjang kurang lebih 3 meter. Sesekali mereka menyatukan tongkat membuat bentuk segitiga kemudian berlari berputar-putar dan berpencar kembali. Tampak juga ada yang menaiki kumpulan tongkat tersebut dan akhirnya terjatuh. Ketika lagi asyik jeprat-jepret dari bawah pohon mangga tiba-tiba mereka mengarahkan kumpulan tongkat itu menuju ke arahku. Untung aku cepat-cepat kabur, ternyata mereka memukul-mukulkan tongkatnya ke pohon mangga itu. Apalagi kebetulan pohon mangganya berbuah, jadilah mereka berebutan ‘ngotek’ buah mangga…hehe…seru juga !! (KomangWiratma™)
- koming's blog
- Login or register to post comments
Gitabali Top Ten Request
1. Tresna di Hati - DJ De Budhi
2. Trisna - Astina
3. Alih Tiang Mulih - Gek Diah&Dek Ama
4. Baju Anyar - Dek Ulik
5. Mamitra - D Ubud Band
6. Sampunang Adi Takut - Alin
7. Tresna Sujati - Elly S
8. Bulan di Ibaraki - Shandika & Oka Triani
9. Gelas di Lemari - Ray Peni
10. Meme - Badeng
Posted by Admin 22/08/2010






Seru seken seru...